Wednesday, March 29, 2017

Pedagang Pasar Klewer Solo Minta Dipindah Usai Lebaran



Solo - Pedagang Pasar Klewer meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta memindahkan mereka ke pasar permanen usai Idul Fitri, Juni 2017 nanti. Mereka khawatir akan membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi di tempat baru.

Hal ini karena sampai saat ini Pemkot Surakarta belum juga memindahkan mereka dari pasar darurat. Penyerahan kunci yang targetnya dilakukan Maret 2017, hingga saat ini belum ada kepastian.

Pejabat Humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK), Kusbani, meminta pemkot untuk segera memberi kejelasan terhadap nasib mereka.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, pasar pasti ramai saat bulan puasa. Kalau mendekati puasa kami dipindah, bisa-bisa kami kehilangan pelanggan," katanya.

Dia mengatakan, para pedagang pernah kehilangan konsumen setelah peristiwa kebakaran Pasar Klewer pada akhir 2014. Ketika pindah ke pasar darurat di Alun-alun Lor, banyak konsumen yang tidak mengetahui lokasi langganannya.

"Kita tidak ingin itu terjadi lagi. Omzet kita bisa turun sampai 70 persen," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Surakarta, Subagiyo, belum bisa memastikan kapan akan dilakukan peresmian. Pemkot masih harus menunggu kabar dari pemerintah pusat.

"Penyerahan kunci akan kita lakukan seminggu sebelum peresmian," ungkap Subagiyo.

Menanggapi permintaan pedagang tersebut, pihaknya mengatakan kecil kemungkinan untuk melakukan pemindahan usai lebaran. Masa sewa Alun-alun Lor dari Keraton Kasunanan Surakarta akan habis pada Juni 2017. Sedangkan pemkot masih harus mengembalikan alun-alun seperti kondisi semula.

"Sesuai perjanjian, kita harus membenahi Alun-alun Lor seperti kondisi awalnya. Itu juga membutuhkan waktu cukup lama. Juni 2017 sudah harus selesai dikerjakan," pungkasnya.

Seperti diketahui, pembangunan Pasar Klewer membutuhkan waktu lebih lama dari masa kontrak. Bahkan saat ini beberapa pekerjaan masih dilakukan dalam masa pemeliharaan. Hal tersebut juga menjadi salah satu kendala pemindahan pedagang.

No comments:

Post a Comment