
Tribunbaru.com, Jakarta Kebanyakan orang tahu bahwa Julia Perez dirawat di RSCM akibat sakit kanker serviks. Akan tetapi, Jupe (begitu sapaan akrabnya) beberapa kali diketahui menjalani cuci darah.
Seperti dua hari yang lalu, mantan istri pemain sepakbola Gaston
Castano ini baru saja menjalani prosedur cuci darah selama enam jam.
Apa hubungan cuci darah dengan sakit kanker yang diderita Julia Perez?
dr Resthie Rachmanta Putri M. Epid dari Klik Dokter,
menjelaskan, tujuan dari cuci darah adalah menggantikan fungsi ginjal
dalam menyaring air dna racun sisa metabolisme tubuh. Dan, penderita
kanker seperti Julia Perez, yang setiap harinya dijejelin obat-obatan
guna mempercepat proses penyembuhan, tidak menutup kemungkinan fungsi
ginjalnya jadi terganggu.
"Pemberian obat-obatan (dan kemoterapi) bisa mengganggu
fungsi ginjal sementara waktu. Bila gangguannya berat, cuci darah
umumnya dibutuhkan beberapa kali hingga ginjalnya pulih," katanya.
Penyebab lain adalah kanker serviks yang menyebar ke ginjal.
Bila hal ini yang terjadi, fungsi ginjal tak mungkin kembali normal.
Namun, penyebaran kanker serviks ke ginjal merupakan hal yang sangat
jarang terjadi.
"Memang, penyebab Jupe (Julia Perez)
menjalani cuci darah belum diketahui pasti. Kita berharap, setelah
menjalani cuci darah, kondisinya berangsur membaik," kata Resthie.
Anggi menambahkan, langkah pengobatan yang masih bisa
ditempuh oleh pedangdut tersebut adalah melakukan cuci darah ini.
Seperti diketahui, kemoterapi yang dilakukan terhadap artis yang akrab
disapa Jupe itu sudah dihentikan.
"Saya belum tahu (langkah medis selanjutnya), tapi mungkin cuci darah dulu. Belum ada lah. Doakan aja lah," ujar Nia Anggia.
Tentang keadaan Julia Perez
yang saat ini masih menurun kondisi kesadarannya, Nia Anggia meminta
doa kepada seluruh masyrakat untuk kesembuhannya. "Yah doakan aja.
Semoga kak Jupe bisa sadar kembali. Itu yang bisa kita lakukan," tukas
Nia Anggia.
No comments:
Post a Comment