
Tribunbaru.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian
menyematkan penghargaan kepada Aiptu Sunaryanto. Anggota polisi ini
berhasil menggagalkan aksi penodongan di dalam angkot KWK T25 di Ruas
Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur, Minggu (9/4) lalu.
Selain menggagalkan aksi penodongan, penghargaan juga diberikan kepada Sunaryanto lantaran dianggap berhasil menyelamatkan korban, yakni Risma Oktaviani (25) dan bayinya.
"Ini aksi yang luar biasa, memberikan tembakan kepada penyandera dalam situasi tidak gampang. Seringkali ada idiom bahwa polisi itu kaki kanannya ada di penjara, kaki kirinya ada di kuburan, salah mengambil tindakan bisa masuk penjara, terlambat bertindak bisa membuat dia atau masyarakat meninggal dan masuk kuburan," kata Tito di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/4).
Tito mengapresiasi tindakan cepat dan terukur dari Sunaryanto. Dia memberikan beberapa penghargaan ke Sunaryanto berupa tiket untuk sekolah ahli golongan, reward berupa pin emas.
Selain menggagalkan aksi penodongan, penghargaan juga diberikan kepada Sunaryanto lantaran dianggap berhasil menyelamatkan korban, yakni Risma Oktaviani (25) dan bayinya.
"Ini aksi yang luar biasa, memberikan tembakan kepada penyandera dalam situasi tidak gampang. Seringkali ada idiom bahwa polisi itu kaki kanannya ada di penjara, kaki kirinya ada di kuburan, salah mengambil tindakan bisa masuk penjara, terlambat bertindak bisa membuat dia atau masyarakat meninggal dan masuk kuburan," kata Tito di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/4).
Tito mengapresiasi tindakan cepat dan terukur dari Sunaryanto. Dia memberikan beberapa penghargaan ke Sunaryanto berupa tiket untuk sekolah ahli golongan, reward berupa pin emas.
"Dengan sekolah ini yang bersangkutan bisa jadi perwira. Sementara pin
emas karena dia sudah melaksanakan tugas dengan baik dan tindakannya
cukup heroik," kata dia.
Pada kesempatan itu, jenderal bintang empat ini berharap aksi dari Sunaryanto dapat ditiru oleh anggota polisi lainnya. Menurut Tito, sikap Sunaryanto ini bisa memotivasi anggota polisi dalam meningkatkan kemampuan menggunakan kewenangan diskresinya.
"Atas nama kepolisian Republik Indonesia saya ucapkan selamat kepada Aiptu Sunaryanto. Semoga ini bisa meningkatkan motivasi buat bapak dan bisa memberikan contoh yang pada anak buahnya setelah lulus dan jadi perwira nanti. Bukan September ini pangkat akan naik jadi perwira," pungkas Tito.
Diketahui, sebelum Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan, Kapolda Metro Jaya Irjen Iriawan sudah lebih dulu memberikan penghargaan kepada Sunaryanto. Selain itu, Sunaryanto juga mendapatkan piagam dari Pemprov DKI Jakarta dan uang senilai Rp 10 juta. [did]
Pada kesempatan itu, jenderal bintang empat ini berharap aksi dari Sunaryanto dapat ditiru oleh anggota polisi lainnya. Menurut Tito, sikap Sunaryanto ini bisa memotivasi anggota polisi dalam meningkatkan kemampuan menggunakan kewenangan diskresinya.
"Atas nama kepolisian Republik Indonesia saya ucapkan selamat kepada Aiptu Sunaryanto. Semoga ini bisa meningkatkan motivasi buat bapak dan bisa memberikan contoh yang pada anak buahnya setelah lulus dan jadi perwira nanti. Bukan September ini pangkat akan naik jadi perwira," pungkas Tito.
Diketahui, sebelum Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan, Kapolda Metro Jaya Irjen Iriawan sudah lebih dulu memberikan penghargaan kepada Sunaryanto. Selain itu, Sunaryanto juga mendapatkan piagam dari Pemprov DKI Jakarta dan uang senilai Rp 10 juta. [did]
No comments:
Post a Comment