Wednesday, April 5, 2017

Pria di Riau ini berani pelihara king kobra yang bunuh petani karet



Tribunbaru.com - Satu keluarga di Desa Mentulik Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, menjadi pusat perhatian karena memelihara satwa liar yang mematikan dan ditakuti manusia, yakni dua ular jenis Raja Kobra liar.

Berdasarkan pantauan Antara di rumah sederhana milik keluarga Anas K di Desa Mentulik, Sabtu, dua hewan berbisa itu menjadi tontonan warga setempat. Kegiatan tidak lazim ini berawal dari anak sulung Anas K. bernama Ice Habibi, yang sejak kecil punya keahlian alami menjinakkan hewan liar yang berbisa.

"Ular raja kobra ini jantan dua-duanya. Satu panjangnya empat meter, dan satu lagi tiga meter," kata Ice Habibi kepada Antara pekan lalu.

Di tangan pemuda berusia 22 tahun itu, dua binatang berdarah dingin tersebut terlihat sangat jinak dan tidak melawan. Keduanya bahkan terlihat tenang, menjalar di tangan dan badan Ice Habibi.

Padahal, salah satu ular tersebut sudah merenggut nyawa seorang petani karet setempat pada awal Maret lalu sebelum ditangkap oleh Ice.

Seekor ulang yang paling panjang, ditangkap Ice Habibi di Desa Kepau Jaya Kecamatan Siak Hulu, Kampar, karena meresahkan warga setempat. Seorang warga disana digigit saat memanen getah karet dan nyawanya tidak bisa tertolong.
Sementara itu, seekor ular lainnya ditangkap Ice Habibi di lahan kelapa sawit milik warga tempat tinggalnya di Desa Mentulik pada 28 Maret lalu.

"Semuanya saya tangkap pakai tangan kosong. Mereka tidak menggigit saya," kata Ice ketika ditanya cara menjinakkan ular raja kobra tersebut.

Dia mengatakan, tidak pernah merasa takut menjinakkan hewan liar. Dia mengaku sejak kecil memang kerap menangkap binatang liar, sehingga sampai sekarang kerap diminta tolong oleh warga untuk menangkap ular dan sejenisnya.

"Saya pernah digigit ular waktu masih kecil, mungkin waktu umur 10 tahun. Tapi saya masih sehat," ucapnya.

Dua ular liar jenis Raja Kobra yang kini dipelihara Ice Habibi di depan rumah orangtuanya di Desa Mentulik, kerap menjadi tontonan warga dan langsung "viral" di media sosial.

No comments:

Post a Comment