Thursday, June 29, 2017

Cerita Jokowi jinakkan gorila saat liburan di Ragunan


TribunBaru.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana Jokowi dan kedua anaknya Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep mengunjungi Pusat Primata Schmutzer Ragunan setelah Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah, Kamis (29/6) siang. Kepala Unit Pengelola Taman Margasatwa Ragunan Dina Himawati mengatakan, kunjungan ini merupakan kunjungan untuk ketiga kalinya Presiden Jokowi beserta keluarga ke Ragunan. 

Kunjungan pertama kali dilakukan pada tahun 2013. Kemudian pada tahun 2014 mantan Wali Kota Solo itu kembali melihat perkembangan satwa di Pusat Primata Schmutzer. Saat itu dia masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Kunjungan kali ini kapasitasnya sebagai Presiden," kata Dina di Ragunan, Jakarta Selatan.

Setiap kali berkunjung ke Pusat Primata Schmutzer Ragunan, Jokowi berkeliling melihat perkembangan satwa yang dipelihara di lokasi tersebut. Mulai dari melihat gorila, monyet, hingga orangutan. 

"Beliau (Jokowi) keliling, beliau masih ingat gorila, masi ingat namanya juga," ujarnya.

Salah satu nama gorila yang masih diingat alumni Universitas Gajah Mada (UGM) itu adalah Kumbo. Kumbo berasal dari Inggris dan kini berumur 22 tahun. Di sela-sela kunjungan, Jokowi menyempatkan diri untuk memberi makan Kumbo.

"Saat pak Jokowi datang kebetulan lagi extra fooding, makanan yang dikasih yaitu kurma impor. Tidak hanya pada saat pak Jokowi datang saja (baru dikasih kurma impor) tapi memang itu makanan (hariannya)," jelas dia. 

Menurut Dina, Kepala Negara mampu menjinakkan Kumbo. Hal itu bisa dilihat saat Kumbo menikmati dengan lahap makanan yang disuguhkan Jokowi. 

"Biasanya dia suka berontak kalau ada orang asing selain perawatnya," kata dia.

Tak hanya Jokowi, ternyata Presiden RI ke enam Susilo Bambang Yudhoyono juga pernah mengungjungi Pusat Primata Schmutzer Ragunan. SBY sengaja mendatangi Pusat Primata tersebut karena terdapat puluhan satwa yang dianggap bertingkah lucu seperti manusia. 

Jokowi tiba di Ragunan sekira pukul 13.00 WIB. Dina mengatakan, informasi rencana kunjungan orang nomor satu di Tanah Air ini baru sampai kepadanya pada pukul 10.00 WIB. Setelah mendapat informasi tersebut, dia segera berkoordinasi dengan tim dari Sekretaris Negara dan Pasukan Pengamanan Presiden. 

"Semua kita koordinasi cepat. Arahnya mau kemana, semua serba instan," kata Dina.

Seperti pengunjung pada umumnya, Jokowi dan keluarga tidak mendapat perlakuan istimewa saat membayar tiket masuk Ragunan. Dina menuturkan, Jokowi tetap membayar tiket masuk ke Ragunan sebesar Rp 4.000. 

Sementara untuk masuk ke Pusat Primata Schmutzer Ragunan, Jokowi harus merogoh gocek sebanyak Rp 7.500. Karena memboyong tiga anggota keluarganya, maka Jokowi menghabiskan saldo sebesar Rp 46.000.

"Beliau membeli saldo tiket Rp 50 ribu. Beli kartu Rp 10 ribu. Jadi total beliau bayar Rp 60 ribu," jelasnya.

Selain Jokowi dan keluarga, ternyata Pasukan Pengamanan Presiden juga membayar tiket masuk ragunan. Seluruh rombongan Presiden, kata Dina, membayar tiket masuk ke Ragunan.

"Saya juga bingung, jadi enggak enak (karena mereka bayar). Tapi Pasukan Pengamanan Presiden bilang ini sudah SOP mereka, ya sudah saya hargai," pungkas Dina.

No comments:

Post a Comment