
BaruMerdeka.com - Anggota Polresta Sidoarjo, Jawa Timur bersama Polsek jajarannya menggelar latihan menembak di Kompi II Yon B Brimob Porong, Sabtu (8/7). Tujuannya untuk menjaga keamanan markas komando serta sebagai antisipasi adanya serangan terorisme.
"Ini (latihan) untuk antisipasi gerakan terorisme yang akhir-akhir ini sudah terjadi di wilayah lain. Ini juga sebagai agenda rutin pembinaan kepada anggota setiap 6 bulan sekali," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan Bayu Aji usai menggelar latihan, Sabtu (8/7).
Latihan diikuti 170 anggota di bawah jajaran Polresta Sidoarjo, di antaranya terdiri dari 39 perwira dan 131 bintara.
Mereka menggenakan dua jenis senjata yang biasanya digunakan bertugas bagi personel yang dibekali senjata, di antaranya jenis Revolver col 38 dan laras panjang jenis V2.
Himawan mengungkapkan pihaknya melihat langsung tolok ukur kemampuan anggotanya dalam menguasai senjata api selama kegiatan latihan menembak itu.
"Rata-rata kemampuan semua anggota bagus, tepat sesuai sasaran tembak," ungkapnya.
Polisi masih mendalami ledakan bom panci di Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung sore tadi. Belum bisa dipastikan apakah pelaku Agus Wiguna (22), merupakan satu jaringan dengan tersangka bom di Lapangan Pendawa, Kecamatan Cicendo, Bandung pada Februari 2017 lalu.
"Ini masih didalami ya terkait jaringannya mana," kata Wakapolda Jabar Brigjen Pol Bambang Purwanto saat ditemui di lokasi, Sabtu (8/7) malam.
Bom panci sebenarnya meledak tidak dalam rencana pelaku Agus Wiguna. Sebab Agus sebelumnya hendak merencanakan aksinya di beberapa kafe dan gereja di Bandung. Namun karena kesalahan teknis, bom meledak di tempatnya dia tinggal. Kontrakan milik Epon itu dihuni Agus sudah dua bulan ini.
"Ini kesalahan teknis mereka. Akhirnya meledak di situ," terangnya.
Dia belum bisa menjelaskan teknis pemicu ledakan bom berdaya ledak rendah ini. "Ini masih dalam proses penyelidikan kita. Karena pelaku sendiri masih diperiksa di Mapolrestabes Bandung."
Pantauan merdeka.com, pukul 23.30 WIB, rumah kontrakan yang berada di pinggir sungai itu sudah dipasang garis polisi. Tim Inafis Polrestabes Bandung yang dibantu Jibom Polda Jabar merampungkan olah TKP sekitar pukul 23.15 WIB. Mereka membawa beberapa barang bukti dari dalam rumah bercat biru tersebut.
"Diamankan beberapa barang bukti berupa rakitan-rakitan ransel, panci, paku, gotri dan lainnya," imbuhnya.
No comments:
Post a Comment