Friday, July 7, 2017

Hasil survei global pandangan warga dunia terhadap Donald Trump


BaruMerdeka.com - Meski Donald Trump baru enam bulan menjabat presiden Amerika Serikat namun sosoknya sudah memberikan dampak besar tentang bagaimana warga dunia memandang AS. Trump dan serangkaian kebijakannya banyak tidak disukai oleh warga dunia dan penilaian positif penduduk bumi terhadap Negeri Adidaya juga terus merosot.

Menurut survei teranyar lembaga Pew Research Center di 37 negara, hanya 22 persen warga dunia yang meyakini Trump sudah berbuat benar dalam kebijakan luar negerinya. Angka ini cukup kontras dibandingkan masa kepemimpinan Barack Hussein Obama di periode akhir kepresidenannya. Sebanyak 64 persen warga dunia meyakini Obama sudah berbuat benar dalam peran AS di dunia internasional, seperti dikutip dari laman Pew Global, akhir bulan lalu.

Persentase penurunan tajam tingkat kepercayaan warga dunia terhadap presiden AS terutama terjadi di sejumlah negara sekutu di Eropa dan Asia, juga di negara tetangga Meksiko dan Kanada. Dari 37 negara yang disurvei, Trump mendapat penilaian positif yang lebih tinggi ketimbang Obama hanya di dua negara: Israel dan Rusia.


Sejak 2002 ketika Pew Research memulai survei tentang bagaimana citra Amerika di luar negeri, angka tingkat kepercayaan atau keyakinan warga dunia terhadap Negeri Paman Sam sejalan dengan penilaian terhadap sosok presidennya. Pada waktu George W Bush diganti oleh Barack Obama, angka tingkat kepercayaan publik dunia meningkat cukup signifikan di Eropa dan belahan dunia lain sebagai mana pandangan mereka yang juga positif terhadap Obama.

Tingkat kepercayaan publik terhadap Trump juga dipengaruhi kebijakan dan karakternya. Rencana Trump membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko misalnya, sebanyak 94 persen atau sembilan dari sepuluh orang responden menyatakan menolak pembangunan tembok pemisah itu.

Karakter Trump juga turut menjadi faktor bagaimana dia dipandang oleh warga dunia. Bagi banyak penduduk bumi, Trump adalah sosok yang arogan, intoleran, dan bahkan berbahaya. Meski begitu masih ada sisi positif dari sosok Trump. Dia dianggap sebagai pemimpin yang kuat. Sebagian menilai dia karismatik.

Survei Pew ini dilakukan terhadap 40.448 responden di 37 negara di luar AS dari 16 Februari hingga 8 Mei 2017


No comments:

Post a Comment