Friday, July 7, 2017

Kunjungi Jerman, Trump ditolak menginap di hotel berbintang


BaruMerdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan mengadakan pertemuan G20 summit di Hamburg, Jerman. Namun kunjungannya kali ini terkendala satu masalah.

Trump beserta jajaran staf nya dikabarkan kesulitan mencari tempat akomodasi untuk bermalam di negara tersebut. Dia menunggu waktu cukup lama untuk mencari hotel karena semuanya penuh, termasuk hotel Four Season yang menolak kedatangannya.

Ini merupakan kondisi sangat ironi, di mana pemilik kerajaan hotel malah tidak bisa mendapatkan tempat singgah saat bertandang ke negara lain. Rupanya, bisnis perhotelan Trump tidak sampai menyentuh tanah Jerman.

Dilansir dari laman Independent, Jumat (7/7), media Buzzfeed menggali ulang saat di mana Raja Saudi Salman bin Abdulaziz berkunjung ke Jerman. Raja Salman beserta staf kerajaan yang banyak jumlahnya saja masih bisa diterima di hotel Four Seasons dan dua hotel lain sama mewahnya.

Hal serupa juga dialami Presiden Vladimir Putin. Orang nomor satu di Rusia itu disediakan penginapan di hotel Park Hyatt saat melawat ke Jerman.

Namun tampaknya kunjungan Trump ke Jerman tidak cukup menerima sambutan hangat. Pada akhirnya pemerintah Hamburg menyediakan Gedung Senat sebagai tempat menginap Trump sementara staf lainnya kemungkinan besar akan tinggal di Kantor Konsulat Amerika Serikat di negara tersebut.

Ini bukan pertama kalinya pejabat pemerintahan AS kesulitan mendapatkan hotel saat berkunjung ke Jerman. Sebelumnya Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson harus menginap di sebuah sanatorium di Bonn yang beberapa mil jauhnya dari tempat pertemuan menteri G20

No comments:

Post a Comment