
Tribunbaru.com - Duta Besar Amerika Serikat Joseph
Donovan mengharapkan pemerintah Indonesia bergabung dengan komunitas
internasional. Hal ini dilakukan untuk mengutuk rezim Presiden Suriah
Bashar al-Assad.
"Saya harap pemerintah Indonesia akan bergabung dengan komunitas
internasional untuk mengutuk rezim Assad yang menggunakan senjata kimia
untuk membunuh warga sipilnya sendiri," ujar Donovan saat ditemui di
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Selasa
(11/4).
Donovan menuturkan upaya yang dilakukan Assad merupakan pelanggaran
hukum internasional, kesepakatan penggunaan senjata kimia dan resolusi
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dia mengatakan, serangan yang
dilakukan ke Suriah sudah berdasarkan resolusi DK PBB dan hukum
internasional.
"Kita hanya mengarahkan serangan ke aset Assad yang digunakan untuk membunuh warganya," imbuhnya.
AS melakukan serangan rudal sebab bukan kali pertama Assad menggunakan senjata kimia ke wilayah pemukiman warga.
Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa
(PBB) Nikki Haley mengatakan bahwa mengubah rezim di Suriah merupakan
prioritas utama AS di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump saat ini.
Dalam sebuah wawancara, Haley merinci perubahan rezim tersebut antara
lain dengan cara mengalahkan militan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS),
mendorong pengaruh Iran atas Suriah, dan menggulingkan Presiden Suriah
Bashar al-Assad.
"Kami tidak melihat kedamaian di Suriah dengan adanya Assad di sana,"
kata Haley saat ditanya alasan mengapa ingin melengserkan pemerintahan
Assad di Suriah.
Pernyataan tersebut dibuat sebelum AS membombardir pangkalan udara
Suriah dengan 59 rudal Tomahawk yang diklaim sebagai balasan atas
serangan senjata kimia terhadap warga sipil Suriah.
Keputusan untuk membalas serangan itu dibuat Trump setelah melihat
gambar-gambar bayi yang menderita luka dan tewas akibat terkena senjata
kimia melalui televisi.
"Anda yang memilih pertempuran ini dan kami melihat secara langsung
akibatnya. Karena itu, kami tidak mau duduk diam saja. Prioritas kami
adalah untuk membuat Assad turun," kata Haley.
[che]
No comments:
Post a Comment