
TRibunbaru.com - Tantri Susanto (27) tega membunuh
Tursinah (50), warga Simpang IV Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai
Kecamatan Seberida. Tantri merupakan anak angkat yang dibesarkan
Tursinah.
Usai membunuh ibu angkatnya, Tantri membuang jasad korban ke sungai dengan kondisi bekas luka di leher dan benturan benda keras di kepala.
Kapolres Indragiri Hulu AKBP Abas Basuni mengatakan jenazah korban ditemukan mengapung di sungai dekat Jalan Kelenteng Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat, Selasa (18/4) sekitar pukul 06.30 Wib.
"Selanjutnya petugas menyelidiki pelaku pembunuhan terhadap korban. Setelah mendapat identitas pelaku, kami koordinasi dengan jajaran Polres tetangga karena diduga pelaku kabur ke luar daerah," kata Abas kepada merdeka.com.
Ternyata benar, keberadaan Susanto terendus di Kabupaten Pelalawan. Di sana, anggota Polres Pelalawan langsung mengejar pelaku hingga berhasil menangkapnya. Saat diinterogasi, Susanto mengakui perbuatan telah membunuh korban.
"Setelah dibunuh, jenazah korban dibuang ke Sungai dan ditemukan oleh warga. Namun kita masih selidiki apa motif pembunuhan ini," kata Abas.
Dari hasil otopsi, kondisi jenazah korban terdapat sejumlah bekas luka dan memar di kepalanya. Leher korban masih dalam kondisi terikat tali saat ditemukan mengapung di Sungai.
"Kasus ini masih kita dalami, apakah ada pelaku lainnya. Terhadap tersangka kita tahan dan dalam pengawasan ketat petugas di sel Mapolres Inhu," pungkas Abas. [ded]
Usai membunuh ibu angkatnya, Tantri membuang jasad korban ke sungai dengan kondisi bekas luka di leher dan benturan benda keras di kepala.
Kapolres Indragiri Hulu AKBP Abas Basuni mengatakan jenazah korban ditemukan mengapung di sungai dekat Jalan Kelenteng Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat, Selasa (18/4) sekitar pukul 06.30 Wib.
"Selanjutnya petugas menyelidiki pelaku pembunuhan terhadap korban. Setelah mendapat identitas pelaku, kami koordinasi dengan jajaran Polres tetangga karena diduga pelaku kabur ke luar daerah," kata Abas kepada merdeka.com.
Ternyata benar, keberadaan Susanto terendus di Kabupaten Pelalawan. Di sana, anggota Polres Pelalawan langsung mengejar pelaku hingga berhasil menangkapnya. Saat diinterogasi, Susanto mengakui perbuatan telah membunuh korban.
"Setelah dibunuh, jenazah korban dibuang ke Sungai dan ditemukan oleh warga. Namun kita masih selidiki apa motif pembunuhan ini," kata Abas.
Dari hasil otopsi, kondisi jenazah korban terdapat sejumlah bekas luka dan memar di kepalanya. Leher korban masih dalam kondisi terikat tali saat ditemukan mengapung di Sungai.
"Kasus ini masih kita dalami, apakah ada pelaku lainnya. Terhadap tersangka kita tahan dan dalam pengawasan ketat petugas di sel Mapolres Inhu," pungkas Abas. [ded]
No comments:
Post a Comment