
Tribunbaru.com - Setelah sepekan menghilang, anak baru
gede (ABG) 14 tahun asal dusun Subagan, Karangasem akhirnya ditemukan.
Tapi nasib nahas menimpanya. Remaja berinisial YNF itu mengaku selama
seminggu berada dalam tempat kos temannya di Jalan Ahmad Yani, Gang
Mawar, Subagan, Karangasem.
Selama itu pula dia mengaku dipaksa melakukan hubungan intim oleh
seorang pria yang tak dikenalnya yang ada dalam kos tersebut. Kepala
Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja menjelaskan,
peristiwa itu berawal pada Kamis 6 April 2017 sekitar pukul 21.00 WITA
diketahui korban meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.
Sejak diketahui kabur atau menghilang, keluarga korban melakukan
upaya pencarian. Hingga pada Kamis siang, 13 April, korban ditemukan
dalam kamar kos di lokasi desa Subagan.
"Saat ditemukan, selain korban juga ada seorang perempuan dan seorang
laki-laki yang tidak dikenal. Saat itu korban langsung diajak pulang,"
Terang Hengky Widjaja, Selasa (18/4) di Mapolda Bali.
Di rumahnya, korban bercerita pada orang tuanya bahwa dalam kamar kos
tersebut ada seorang pria yang tidak dikenalnya. Bahkan korban juga
tidak mengetahui hubungan antara pria tersebut dengan temannya yang
tinggal di kos tersebut.
Dia juga mengaku kerap ditelanjangi oleh pria tersebut di saat temannya tak ada di kos. Itu terjadi setiap hari selama sepekan.
"Pada hari pertama katanya korban disetubuhi dua kali. Namun
hari-hari berikutnya juga sama disetubuhi. Akibat hal tersebut orang tua
korban tidak terima dan melaporkan adanya kejadian tersebut,"jelasnya.
Pihaknya mengaku saat ini masih mencari saksi-saksi siapa yang
pertama mengajak korban ke lokasi tersebut. Termasuk soal pria yang
dimaksudkan oleh korban masih dalam penyelidikan. [noe]
No comments:
Post a Comment