
Jakarta -
Saat wanita naksir seorang pria, tak banyak hal yang bisa
dilakukannya. Umumnya mereka tak mau mengajak kencan apalagi 'nembak'
duluan karena gengsi atau takut dicap agresif. Namun aturan itu
sepertinya tidak berlaku bagi Lizzy Fenton.
Mahasiswa itu bukan hanya berani mengungkapkan perasaan pada pria yang disuka. Tak tanggung-tanggung, Lizzy bahkan mempromosikan dirinya sendiri dengan mengirim presentasi PowerPoint. Dalam dokumen itu, ia berusaha menjelaskan mengapa sang pria incaran harus menjadikannya pacar.
Mahasiswa itu bukan hanya berani mengungkapkan perasaan pada pria yang disuka. Tak tanggung-tanggung, Lizzy bahkan mempromosikan dirinya sendiri dengan mengirim presentasi PowerPoint. Dalam dokumen itu, ia berusaha menjelaskan mengapa sang pria incaran harus menjadikannya pacar.
Berbeda dengan wanita lain yang mungkin hanya bisa stalking Instagram
pria yang ditaksirnya, Lizzy memutuskan untuk menghubungi Carter duluan.
Selayaknya orang yang melamar kerja, Lizzy mengirim dokumen berisi
kelebihan-kelebihan yang membuat mahasiswi University of Minnesota itu
pantas dijadikan kekasih baru pria bernama Carter itu. Meski terlihat
aneh, usaha Lizzy patut dihargai.
PowerPoint tersebut dimulai dengan halaman pembuka bertuliskan 'Why You Should Date Me' (Mengapa Kamu Harus Berkencan denganku) beserta nama dan fotonya. Halaman kedua berisi keunggulannya sebagai calon pasangan, termasuk pandai berbusana, punya selera humor, hingga punya beberapa gaya rambut sehingga Carter bisa seperti memiliki tiga pacar.
PowerPoint tersebut dimulai dengan halaman pembuka bertuliskan 'Why You Should Date Me' (Mengapa Kamu Harus Berkencan denganku) beserta nama dan fotonya. Halaman kedua berisi keunggulannya sebagai calon pasangan, termasuk pandai berbusana, punya selera humor, hingga punya beberapa gaya rambut sehingga Carter bisa seperti memiliki tiga pacar.
"Muak dengan keluargamu yang menyuruhmu untuk punya pacar serius? Jangan
cari-cari lagi. Aku adalah orang yang pandai berbincang-bincang dan
bisa mengobrol lama dengan orangtuamu. Aku berbusana baik dan akan
terlihat classy di acara makan malam Thanksgiving, reuni keluarga, dan
acara serupa," tulisnya dalam Power Point.
Lizzy bahkan membanggakan ukuran payudara hingga kestablian keuangannya.
Ia pun meyakinkan Carter bahwa dia tidak perlu membayar semua yang
mereka beli ketika berkencan karena Lizzy sudah berpenghasilan. "Di
saat-saat krisis keuangan, aku punya dermawan di belakang layar
(orangtua) yang bisa memberiku uang tunai. Aku selalu bekerja (jadi
tidak akan terlalu menggangu)," kata Lizzy.
Sayangnya, kerja keras Lizzy dalam mengambil hati pria pujaan kurang
mendapat respon positif. Dalam akun Twitter-nya, ia mengunggah foto
berisi balasan Carter mengenai PowerPoint yang dikirim. "Ini sangat
bagus. Tolong berhenti menghubungiku," tulis Carter.
No comments:
Post a Comment