
BaruMerdeka.com - Alvaro Morata direkrut Juventus dari Real Madrid
pada awal musim 2014/15. Dua musim di Turin, striker Spanyol itu pulang
ke Santiago Bernabeu setelah Madrid mengaktifkan klausul pembelian
kembali yang mereka pegang.
Kiper dan kapten Juventus Gianluigi Buffon mengaku cukup kecewa dengan kembalinya Morata ke Madrid. Pasalnya, Morata adalah salah satu rekan setim yang mendapatkan perhatian besar dari Buffon.
Selain itu, Buffon juga yakin kalau Morata bisa menjadi pemain penting di Juventus andai terus bersama mereka.
"Dia butuh beberapa bulan untuk beradaptasi, dan itu wajar. Dia belajar dengan sempurna bagaimana caranya bergerak di lapangan Italia, yang berbeda dibandingkan di Spanyol. Cara main Juventus juga beda dengan Real Madrid," kata Buffon kepada Real Madrid TV, seperti dikutip Football Italia.
"Transfernya? Itu membuat saya sedikit kecewa, karena dia memiliki talenta hebat dan berada di usia menuju kematangan."
Dia bisa saja menjadi pemain penting untuk Juventus."
Buffon mengatakan kalau semua yang sudah dicapai Morata sejauh ini adalah buah dari kerja kerasnya. Menurut Buffon, jalan yang dilalui Morata tak selamanya rata tanpa halangan.
Pada periode terakhirnya memperkuat Juventus, Morata sempat dihantui pikiran-pikiran negatif. Buffon tak kuasa melihatnya, dan dia pun mengajak Morata bicara dengan tujuan membantunya.
"Saya begitu menyukainya dan saya ingin membantunya, serta membuatnya melepas beban. Dia pantas mendapatkan bantuan dari seorang rekan," imbuh Buffon.
Juventus dan Madrid sama-sama berpeluang besar lolos ke final Liga Champions musim ini. Jika itu terjadi, maka Morata bakal bertemu lagi dengan Buffon dan beberapa mantan rekannya dari Bianconeri.
Kiper dan kapten Juventus Gianluigi Buffon mengaku cukup kecewa dengan kembalinya Morata ke Madrid. Pasalnya, Morata adalah salah satu rekan setim yang mendapatkan perhatian besar dari Buffon.
Selain itu, Buffon juga yakin kalau Morata bisa menjadi pemain penting di Juventus andai terus bersama mereka.
"Dia butuh beberapa bulan untuk beradaptasi, dan itu wajar. Dia belajar dengan sempurna bagaimana caranya bergerak di lapangan Italia, yang berbeda dibandingkan di Spanyol. Cara main Juventus juga beda dengan Real Madrid," kata Buffon kepada Real Madrid TV, seperti dikutip Football Italia.
"Transfernya? Itu membuat saya sedikit kecewa, karena dia memiliki talenta hebat dan berada di usia menuju kematangan."
Dia bisa saja menjadi pemain penting untuk Juventus."
Buffon mengatakan kalau semua yang sudah dicapai Morata sejauh ini adalah buah dari kerja kerasnya. Menurut Buffon, jalan yang dilalui Morata tak selamanya rata tanpa halangan.
Pada periode terakhirnya memperkuat Juventus, Morata sempat dihantui pikiran-pikiran negatif. Buffon tak kuasa melihatnya, dan dia pun mengajak Morata bicara dengan tujuan membantunya.
"Saya begitu menyukainya dan saya ingin membantunya, serta membuatnya melepas beban. Dia pantas mendapatkan bantuan dari seorang rekan," imbuh Buffon.
Juventus dan Madrid sama-sama berpeluang besar lolos ke final Liga Champions musim ini. Jika itu terjadi, maka Morata bakal bertemu lagi dengan Buffon dan beberapa mantan rekannya dari Bianconeri.
"Saya harus memberikan pujian saya kepada tim setelah pertandingan pembuka ini di Monaco - laga itu tidak mudah," serunya.
Selain itu, Allegri juga menyempatkan memuji performa sang kapten, Gianluigi Buffon. Ia menyebut aksi pemain 39 tahun itu berpengaruh terhadap kesuksesan Bianconeri di laga tersebut.
"Kami memulai dengan baik dan Gianluigi Buffon melakukan penyelamatan yang bagus saat skor masih 0-0. Kemudian, setelah gol kami, kami tetap fokus," tegas Allegri.
Namun mantan pelatih AC Milan ini juga memperingatkan timnya agar tidak lengah di leg kedua nanti. Sebab ada kemungkinan Monaco tampil lebih berbahaya.
"Ada banyak hal yang bisa kita banggakan tapi di leg kedua mereka akan bermain tanpa beban, dan kita harus waspada," tutupnya
Selain itu, Allegri juga menyempatkan memuji performa sang kapten, Gianluigi Buffon. Ia menyebut aksi pemain 39 tahun itu berpengaruh terhadap kesuksesan Bianconeri di laga tersebut.
"Kami memulai dengan baik dan Gianluigi Buffon melakukan penyelamatan yang bagus saat skor masih 0-0. Kemudian, setelah gol kami, kami tetap fokus," tegas Allegri.
Namun mantan pelatih AC Milan ini juga memperingatkan timnya agar tidak lengah di leg kedua nanti. Sebab ada kemungkinan Monaco tampil lebih berbahaya.
"Ada banyak hal yang bisa kita banggakan tapi di leg kedua mereka akan bermain tanpa beban, dan kita harus waspada," tutupnya
No comments:
Post a Comment