
BaruMerdeka.com - Pemain belakang Real Madrid, Dani Carvajal menilai
bahwa setiap pertandingan di pentas Liga Champions selalu punya arti
penting. Bahkan, Carvajal mengaku selalu merasa merinding setiap kali
mendengarkan lagu Liga Champions sebelum masuk ke lapangan.
Carvajal mengaku bahwa bisa bermain di Liga Champions sudah menjadi mimpinya sejak kecil. Kini, ia pun merasa harus mengucapkan banyak terima kasih kepada Madrid yang telah memberinya kesempatan tampil di kompetisi paling akbar antar klub Eropa tersebut.
"Sejujurnya, pada setiap saya mendengar lagu Liga Champions sebelum laga, itu selalu membuat saya merinding. Anda akan merasa gugup dan memiliki situasi emosi untuk bisa menang," kata Carvajal dikutip dari Codere.
"Saya sangat berterima kasih kepada Real Madrid bahwa saya bisa menikmati semuanya di lapangan," sambungnya.
Dari sekian banyak pertandingan Liga Champions yang sudah pernah dimainkan oleh Carvajal, ia menyebut laga final musim lalu menjadi yang paling berkesan. Carvajal masih ingat bahwa ia ikut berlari merayakan gol yang dicetak oleh Sergio Ramos, sebelum kemudian ia mendapatkan cedera.
"Saat Ramos mencetak gol, saya tidak tahu tapi saya langsung berlari ke sudut. Saya merayakan dengan semua orang karena saya merasa bahwa itu adalah pertanda bahwa final akan menjadi milik kita," tutur Carvajal.
Carvajal mengaku bahwa bisa bermain di Liga Champions sudah menjadi mimpinya sejak kecil. Kini, ia pun merasa harus mengucapkan banyak terima kasih kepada Madrid yang telah memberinya kesempatan tampil di kompetisi paling akbar antar klub Eropa tersebut.
"Sejujurnya, pada setiap saya mendengar lagu Liga Champions sebelum laga, itu selalu membuat saya merinding. Anda akan merasa gugup dan memiliki situasi emosi untuk bisa menang," kata Carvajal dikutip dari Codere.
"Saya sangat berterima kasih kepada Real Madrid bahwa saya bisa menikmati semuanya di lapangan," sambungnya.
Dari sekian banyak pertandingan Liga Champions yang sudah pernah dimainkan oleh Carvajal, ia menyebut laga final musim lalu menjadi yang paling berkesan. Carvajal masih ingat bahwa ia ikut berlari merayakan gol yang dicetak oleh Sergio Ramos, sebelum kemudian ia mendapatkan cedera.
"Saat Ramos mencetak gol, saya tidak tahu tapi saya langsung berlari ke sudut. Saya merayakan dengan semua orang karena saya merasa bahwa itu adalah pertanda bahwa final akan menjadi milik kita," tutur Carvajal.
Sementara itu Giorgio Chiellini menegaskan bahwa Juventus akan tampil lebih pada laga
final Liga Champions musim 2016/17 ini. Chiellini melihat bahwa Juve
lebih kuat dibanding dua tahun lalu saat dikalahkan oleh Barcelona di
laga final.
Juve akan berjumpa Real Madrid pada laga final Liga Champions musim 2016/17 ini. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Milennium, Cardiff, Wales pada Minggu (6/6) mendatang.
"Kami adalah tim yang berbeda. Kami sudah lebih berpengalaman dan juga akan lebih kuat dibanding dua tahun yang lalu," ucap Chiellini dikutip dari Marca.
Pada laga final tahun 2015 lalu, Juve memang cukup kesulitan untuk bisa membendung serangan Barca. Saat itu, Chiellini harus absen lantaran mengalami cedera. Hasilnya, Si Nyonya Tua pun harus kalah dengan skor 3-1 dari Lionel Messi dan kawan-kawan.
Pada final kali ini, Chiellini yakin Juve lebih matang di sektor pertahanan. Juve kini tidak lagi bergantung pada satu pemain saja di belakang. Saat ini, Massimiliano Allegri punya banyak pilihan pemain dan strategi di lini depan.
"Kami memiliki lima pemain belakang utama dengan kualitas yang terbaik. Kami semua punya karakter yang berbeda dan setiap pemain punya karakter masing-masing. Banyak yang bicara Leo Bonucci dan saya, tapi kami juga punya pemain lain," tandas Chiellini.
Juve akan berjumpa Real Madrid pada laga final Liga Champions musim 2016/17 ini. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Milennium, Cardiff, Wales pada Minggu (6/6) mendatang.
"Kami adalah tim yang berbeda. Kami sudah lebih berpengalaman dan juga akan lebih kuat dibanding dua tahun yang lalu," ucap Chiellini dikutip dari Marca.
Pada laga final tahun 2015 lalu, Juve memang cukup kesulitan untuk bisa membendung serangan Barca. Saat itu, Chiellini harus absen lantaran mengalami cedera. Hasilnya, Si Nyonya Tua pun harus kalah dengan skor 3-1 dari Lionel Messi dan kawan-kawan.
Pada final kali ini, Chiellini yakin Juve lebih matang di sektor pertahanan. Juve kini tidak lagi bergantung pada satu pemain saja di belakang. Saat ini, Massimiliano Allegri punya banyak pilihan pemain dan strategi di lini depan.
"Kami memiliki lima pemain belakang utama dengan kualitas yang terbaik. Kami semua punya karakter yang berbeda dan setiap pemain punya karakter masing-masing. Banyak yang bicara Leo Bonucci dan saya, tapi kami juga punya pemain lain," tandas Chiellini.
No comments:
Post a Comment