
BaruMerdeka.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
menyediakan rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di
Cikarang, Bekasi. Nantinya kalangan MBR bisa memiliki rumah tapak dengan
uang muka (down payment/DP) sekitar Rp 1,12 juta dan cicilan sekitar Rp
800.000 per bulan.
Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengatakan untuk memiliki rumah
tersebut harus lewat seleksi. Di mana, nantinya pihak BTN akan melakukan
seleksi administrasi dan wawancara.
"Wawancara ini setiap orang akan dipanggil bagaimana selama ini dia
kerja, kerjanya dimana, rumahnya dimana akan kita teliti supaya kita
betul-betul mendapatkan konsumen yang sesuai dengan sasaran," ujar
Maryono saat peresmian Villa Kencana Cikarang, Bekasi, Kamis (4/5).
Lebih lanjut, dirinya mengatakan syarat untuk mendapatkan rumah ini
haruslah Warga Negara Indonesia dan berpenghasilan Rp 4 juta per bulan.
"Seleksi administrasi sudah kita sebutin WNI, tidak boleh memiliki
kredit perbankan, gajinya tidak boleh di bawah Rp 4 juta kemudian dia
belum punya rumah dan sebagainya," katanya.
Untuk para buruh yang tidak memiliki penghasilan tetapi harus gigit
jari mendapatkan rumah tersebut, menurutnya KPR tersebut syarat utamanya
haruslah berpenghasilan tetap.
"Tidak bisa, karena ini khusus untuk pendapatan yang tetap sedangkan
pendapatan yang tidak tetap sudah di tampung KPR mikro. Sedang di kaji
pemerintah supaya yang tidak berpendapatan tetap masuk dalam KPR
subsidi. Sekarang KPRnya belum subsidi jadi bunganya masih agak tinggi
dikit," katanya.
Proyek rumah tapak bernama Villa Kencana Cikarang tersebut rencananya
akan dibangun di atas lahan seluas 105 hektar di Bekasi. Secara total,
rumah yang akan dibangun mencapai sekitar 8.749 unit rumah yang
diperuntukkan bagi kalangan MBR.
Acara peresmian ini juga akan dilakukan akad KPR untuk 1.200 unit
rumah. Adapun, pembangunan Villa Kencana Cikarang telah dimulai sejak
2016. Rumah yang dibangun bagi kalangan wong cilik ini memiliki tipe
25/60 dengan harga per unit mulai dari Rp 112 juta hingga Rp 141 juta.
Untuk akses KPR, masyarakat cukup mengeluarkan DP sebesar 1 persen dan
bunga cicilan 5 persen fixed hingga 20 tahun
No comments:
Post a Comment