Tuesday, May 30, 2017

Ini tanggapan XL tentang penipuan berkedok 'minta kode transaksi'

 
BaruMerdeka.com - Belakangan marak modus penipuan baru berupa pelaku meminta kode transaksi yang dikirim secara random untuk mencari korban. Jika berhasil membujuk korban untuk memberi kode transaksi, korban akan dibebankan biaya transaksi yang kemungkinan akan memotong pulsa secara terus-menerus.
Hal ini bermula dari pos media sosial dari calon korbanyang menceritakan kisahnya hampir ditipu. Kebetulan, operator yang digunakan calon korban adalah XL.
Kepada Merdeka.com, Tri Wahyuningsih, General Manager Corporate Communication XL Axiata, selaku pihak operator memberikan tanggapannya tentang kasus penipuan ini.
"Jika anda menerima SMS mencurigakan dari nomor tertentu yang berisi kode rahasia/transaksi pembayaran dan merasa tidak pernah melakukan transaksi tersebut, dimohon untuk mengabaikan SMS tersebut," ungkap Tri lewat pesan singkat, Selasa, (30/5).
tri juga menyebut bahwa jika Anda dihubungi seseorang untuk diminta mengirimkan atau menyebarkan kode verifikasi atau kode rahasia yang diterima dari XL, dimohon untuk mengabaikan agar tidak terjadi penyalahgunaan akun.
Selain itu, jika Anda merasa ragu-ragu atas SMS mencurigakan dan atau permintaan seseorang untuk mengirimkan kode verifikasi/kode rahasia tersebut, dimohon untuk langsung menghubungi customer service XL untuk mengecek kebenaran atas informasi tersebut melalui akun twitter @myXLCare atau menelepon call center 817 langsung dari nomor XL.
Terakhir, karena ini tindak pidana kriminal, bagi Anda yang mengalami modus penipuan semacam ini, diharapkan untuk langsung melaporkan kepada pihak yang berwajib untuk penanganan lebih lanjut.

No comments:

Post a Comment