
BaruMerdeka.com - Belakangan marak modus penipuan baru berupa
pelaku meminta kode transaksi yang dikirim secara random untuk mencari
korban. Jika berhasil membujuk korban untuk memberi kode transaksi,
korban akan dibebankan biaya transaksi yang kemungkinan akan memotong
pulsa secara terus-menerus.
Hal ini bermula dari pos media sosial dari calon korbanyang menceritakan kisahnya hampir ditipu. Kebetulan, operator yang digunakan calon korban adalah XL.
Kepada Merdeka.com, Tri Wahyuningsih, General Manager Corporate
Communication XL Axiata, selaku pihak operator memberikan tanggapannya
tentang kasus penipuan ini.
"Jika anda menerima SMS mencurigakan dari nomor tertentu yang berisi
kode rahasia/transaksi pembayaran dan merasa tidak pernah melakukan
transaksi tersebut, dimohon untuk mengabaikan SMS tersebut," ungkap Tri
lewat pesan singkat, Selasa, (30/5).
tri juga menyebut bahwa jika Anda dihubungi seseorang untuk diminta
mengirimkan atau menyebarkan kode verifikasi atau kode rahasia yang
diterima dari XL, dimohon untuk mengabaikan agar tidak terjadi
penyalahgunaan akun.
Selain itu, jika Anda merasa ragu-ragu atas SMS mencurigakan dan atau
permintaan seseorang untuk mengirimkan kode verifikasi/kode rahasia
tersebut, dimohon untuk langsung menghubungi customer service XL untuk
mengecek kebenaran atas informasi tersebut melalui akun twitter
@myXLCare atau menelepon call center 817 langsung dari nomor XL.
Terakhir, karena ini tindak pidana kriminal, bagi Anda yang mengalami
modus penipuan semacam ini, diharapkan untuk langsung melaporkan kepada
pihak yang berwajib untuk penanganan lebih lanjut.
No comments:
Post a Comment