
BaruMerdeka.com - Jajaran Polsek Tanah Abang menangkap dua orang begal di kawasan Jakarta Pusat. Kedua pelaku bernama Dedi dan Deni Satrojoyo, berasal dari Sumatera Selatan.
Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Mustakim menjelaskan, saat itu anggotanya sedang melakukan operasi Cipta Kondisi di Jalan KS Tubun Raya.
"Awalnya kita lagi operasi cipkon di TKP, sekira pukul 00.30 WIB. Lalu dua pria ini justru kabur dan dikejar petugas," katanya melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Selasa (23/5).
Petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku. Dari pelaku, petugas menemukan barang bukti yang diduga untuk melakukan aksi kekerasan atau pembegalan.
"Dua laki-laki ini diduga melakukan pencurian motor dengan membawa senjata api rakitan jenis revolver yang diselipkan dipakaiannya," katanya.
"Kita juga amankan motor Suzuki Satria B 4606 SBU yang diduga hasil curian, kunci leter T dan 12 mata kunci lainnya, obeng, gunting, tang, pahat, dan empat peluru tajam," sambungnya.
Saat ini, lanjutnya, petugas masih mendalami kasus tersebut.
"Mereka kena Pasal 365 dengan ancaman penjara lima tahun penjara," pungkasnya.
Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Mustakim menjelaskan, saat itu anggotanya sedang melakukan operasi Cipta Kondisi di Jalan KS Tubun Raya.
"Awalnya kita lagi operasi cipkon di TKP, sekira pukul 00.30 WIB. Lalu dua pria ini justru kabur dan dikejar petugas," katanya melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Selasa (23/5).
Petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku. Dari pelaku, petugas menemukan barang bukti yang diduga untuk melakukan aksi kekerasan atau pembegalan.
"Dua laki-laki ini diduga melakukan pencurian motor dengan membawa senjata api rakitan jenis revolver yang diselipkan dipakaiannya," katanya.
"Kita juga amankan motor Suzuki Satria B 4606 SBU yang diduga hasil curian, kunci leter T dan 12 mata kunci lainnya, obeng, gunting, tang, pahat, dan empat peluru tajam," sambungnya.
Saat ini, lanjutnya, petugas masih mendalami kasus tersebut.
"Mereka kena Pasal 365 dengan ancaman penjara lima tahun penjara," pungkasnya.
Sementara itu Seorang warga Bogor, Mudzakir (32) mengalami luka tembak di
perut usai ditembak pelaku pencurian sepeda motor di Kampung Warung
Bambu, Desa Sindang Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu
(15/5) malam. Peristiwa itu bermula ketika seorang warga, Yoyo Suhendi
(23) berkeliling mencari sepeda motornya, Kawasaki KLX 150 yang hilang
dicuri orang.
"Yoyo berkeling menggunakan sepeda motor mencari sepeda motornya yang hilang," kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Kunto Bagus, Senin (15/5).
Di tengah perjalanan, Yoyo menemukan sepeda motornya dikendarai orang tak dikenal. Spontan, warga RT 2 RW 3, Desa Sindang Mulya tersebut berteriak maling.
"Teriakan itu membuat pelaku panik hingga terjatuh dari sepeda motornya," kata Kunto.
Menurut Kunto, diduga tak ingin menjadi bulan-bulanan massa, pelaku kemudian mengambil sepucuk senjata api yang diselipkan di pinggang, lalu meletuskan sekali tembakan.
"Tembakan mengenai korban, Mudzakir yang sedang melintas," katanya.
Usai meletuskan tembakan itu, pelaku melarikan diri bersama dengan temannya meninggalkan sepeda motor hasil curiannya tersebut. Sedangkan, korban luka tembak dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Korban mengalami luka tembak di pergelangan tangan kanan, lalu perut hingga tembus ke punggung," ujarnya.
Polisi yang mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan. Dari lokasi, polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor Kawasaki KLX yang masih terdapat kunci leter T. "Kami masih melakukan penyelidikan, sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengidentifikasi pelaku. Diduga, pelaku merupakan spesialis pencuri sepeda motor yang tak segan melukai korban," kata Kunto
"Yoyo berkeling menggunakan sepeda motor mencari sepeda motornya yang hilang," kata Kasubag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Kunto Bagus, Senin (15/5).
Di tengah perjalanan, Yoyo menemukan sepeda motornya dikendarai orang tak dikenal. Spontan, warga RT 2 RW 3, Desa Sindang Mulya tersebut berteriak maling.
"Teriakan itu membuat pelaku panik hingga terjatuh dari sepeda motornya," kata Kunto.
Menurut Kunto, diduga tak ingin menjadi bulan-bulanan massa, pelaku kemudian mengambil sepucuk senjata api yang diselipkan di pinggang, lalu meletuskan sekali tembakan.
"Tembakan mengenai korban, Mudzakir yang sedang melintas," katanya.
Usai meletuskan tembakan itu, pelaku melarikan diri bersama dengan temannya meninggalkan sepeda motor hasil curiannya tersebut. Sedangkan, korban luka tembak dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Korban mengalami luka tembak di pergelangan tangan kanan, lalu perut hingga tembus ke punggung," ujarnya.
Polisi yang mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan. Dari lokasi, polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor Kawasaki KLX yang masih terdapat kunci leter T. "Kami masih melakukan penyelidikan, sejumlah saksi dimintai keterangan untuk mengidentifikasi pelaku. Diduga, pelaku merupakan spesialis pencuri sepeda motor yang tak segan melukai korban," kata Kunto
No comments:
Post a Comment