
BaruMerdeka.com - Di tengah-tengah massa pendukung Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) ternyata terlihat adanya kakak angkat dari Ahok yaitu Nana Riwayatie yang ikut melakukan aksi solidaritas nyalakan lilin di Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat.
Dalam aksi solidaritas itu, Nana sempat menyampaikan kondisi Ahok yang sedang ditahan di Mako Brimob, Depok, Kelapa Dua, kepada massa pendukung Ahok yang sambil memegang lilin yang menyala.
"Ahok baik-baik di dalam jeruji. Tadi pagi saya masuk ke sana. Walaupun keadaannya di dalam tapi jiwa dan semangatnya ada di sini. Merdeka!" kata Nana sambil meneteskan air mata, Rabu (10/5) malam.
Walaupun menangis, Nana tetap memberikan semangat kepada massa pendukung Ahok yang saat itu meramaikan Tugu Proklamasi.
"Jadi, Bapak, Ibu dan saudara sekalian, tetap semangat jangan kendor. Hati kita bersatu, jiwa kita bersatu, untuk Indonesia. Ahok di dalam tidak sedih, dia tidak menyesal," ujarnya.
Di akhir pidatonya itu, Nana sempat meminta kepada massa pendukung Ahok agar selalu mendoakan yang terbaik untuk Ahok. "Saya tetap memohon kepada saudara agar tetap berdoa untuk adikku tersayang Basuki Tjahaja Purnama," ucapnya.
"Terima kasih sekali lagi," tutupnya.
Sekretaris Jendral Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni ikut berpartisipasi dalam aksi keprihatinan terhadap vonis yang dijatuhkan kepada Basuki Tjahaja Purnama atas kasus penistaan agama di Tugu Proklamasi, Jakarta, Rabu (10/5). Menurut dia, vonis dua tahun terhadap Ahok adalah bukti kematian keadilan di Indonesia.
"Atas nama solidaritas rakyat Jakarta untuk keadilan. Putusan Majelis Hakim Jakarta Utara atas Ahok dengan vonis dua tahun penjara adalah bukti bagi kematian keadilan di Indonesia dan kemenangan intoleransi," kata Antoni dalam sambutannya, Jakarta, Rabu (10/5).
Hari ini, lanjut Antoni, pihaknya berkabung atas putusan hakim. Demikian pula aksi yang sama di beberapa kota luar Jakarta seperti di Bandung, Jawa Barat dan Yogyakarta.
"Hari ini, kami di Jakarta berkabung. Demikian pula aksi yang sama di Bandung, Yogya, Manado, Kupang, Denpasar, dan kota-kota lainnya," ujarnya.
"Oleh karena itu, kami mengeluarkan pernyataan sikap," sambung dia.
Berikut beberapa pernyataan sikap yang disampaikan oleh Sekjen PSI yaitu :
Pertama, ialah mendukung dan siap mendampingi perjuangan Ahok untuk terus mencari keadilan. Kedua, kepada Pengadilan Tinggi Jakarta untuk segera menangguhkan penahanan Ahok. Ketiga, mendesak KY untuk memeriksa majelis hakim yang mengadili Ahok karena putusan peradilan mengabaikan fakta persidangan dan saksi ahli serta fakta.
Keempat, mendesak rakyat Indonesia khususnya Presiden, Wapres, Kapolri, Jaksa Agung, untuk segera menindaknya. Kelima, menyerukan seluruh pendukung Ahok untuk bersatu dan merapatkan barisan serta aktif dalam menuntut keadilan untuk Ahok.
No comments:
Post a Comment