
BaruMerdeka.com - Pelaku jambret Dimitri (16) warga Jalan Lily, Gang
Kemiri Bawah, Pekanbaru dibekuk anggota reskrim Polsek Sukajadi.
Korbannya adalah Utami Retno, pelajar Sekolah Menengah Pertama, terseret
hingga ratusan meter saat dijambret pelaku.
Waka Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata mengatakan, orangtua korban Suheri yang tak terima anaknya menjadi korban jambret oleh pelaku, pada Senin (30/5), di simpang lampu lalu lintas Jalan Dahlia-Jalan Melur, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.
"Korban terseret sejauh 200 meter dari simpang empat sampai ke depan SMPN 3, di Jalan Dahlia dan mengalami luka di sekujur tubuhnya. Pelaku lalu mengambil telepon genggam milik korban," ujar Edy kepada merdeka.com Kamis (1/6).
Korban pun ditolong warga kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan medis. Orangtua korban yang mengetahui itu langsung membuat laporan ke Polsek Sukajadi.
"Pelaku ditangkap tanpa perlawanan saat berada di Jalan Pinang Sejahtera, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru. Sepeda motor sebagai alat pelaku untuk jambret juga diamankan," ucap Edy.
Kini, remaja belasan tahun itu mendekam di balik jeruji sel Polsek Sukajadi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Selain menjambret, pelaku juga tak segan-segan melukai korbannya.
"Kita sedang menyelidiki apakah pelaku ini pernah beraksi selain terhadap korban ini," pungkas Edy.
Waka Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata mengatakan, orangtua korban Suheri yang tak terima anaknya menjadi korban jambret oleh pelaku, pada Senin (30/5), di simpang lampu lalu lintas Jalan Dahlia-Jalan Melur, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.
"Korban terseret sejauh 200 meter dari simpang empat sampai ke depan SMPN 3, di Jalan Dahlia dan mengalami luka di sekujur tubuhnya. Pelaku lalu mengambil telepon genggam milik korban," ujar Edy kepada merdeka.com Kamis (1/6).
Korban pun ditolong warga kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan medis. Orangtua korban yang mengetahui itu langsung membuat laporan ke Polsek Sukajadi.
"Pelaku ditangkap tanpa perlawanan saat berada di Jalan Pinang Sejahtera, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru. Sepeda motor sebagai alat pelaku untuk jambret juga diamankan," ucap Edy.
Kini, remaja belasan tahun itu mendekam di balik jeruji sel Polsek Sukajadi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Selain menjambret, pelaku juga tak segan-segan melukai korbannya.
"Kita sedang menyelidiki apakah pelaku ini pernah beraksi selain terhadap korban ini," pungkas Edy.
Sementara itu Kesialan menimpa dua penjambret di Medan. Keduanya babak belur setelah
terjebak di gang buntu. Penjambret yang babak belur yaitu Indra Saragih
(23) dan Ibnu Arief (22). Keduanya merupakan warga Sunggal, Medan.
"Mereka melakukan aksi kriminal itu pada Selasa (23/5) sekitar pukul 15.30 WIB," kata Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri, Rabu (24/5)
Indra dan Ibnu menjambret tas milik Susilawati yang sedang dibonceng Nurlela. Saat itu mereka melintas di Jalan Pinang Baris.
Setelah sepeda motor mereka memepet sepeda motor yang dikendarai Nurlela, Indra menarik tas milik Susilawati. "Sempat terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku," ujar Daniel.
Setelah menguasai tas korban, kedua pelaku yang melarikan diri. Korban berteriak minta tolong. "Pelaku kebetulan masuk ke gang buntu di Kampung Lalang. Pelaku akhirnya ditangkap massa," terang Daniel.
Kedua pelaku sempat dihakim massa. Wajahnya babak belur. Polisi yang mendapatkan informasi datang ke lokasi. Indra dan Ibnu diamankan. "Kita mengamankan tas ransel dan 1 unit laptop. Saat ini pelaku masih kita periksa," pungkas Daniel
"Mereka melakukan aksi kriminal itu pada Selasa (23/5) sekitar pukul 15.30 WIB," kata Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri, Rabu (24/5)
Indra dan Ibnu menjambret tas milik Susilawati yang sedang dibonceng Nurlela. Saat itu mereka melintas di Jalan Pinang Baris.
Setelah sepeda motor mereka memepet sepeda motor yang dikendarai Nurlela, Indra menarik tas milik Susilawati. "Sempat terjadi tarik menarik antara korban dan pelaku," ujar Daniel.
Setelah menguasai tas korban, kedua pelaku yang melarikan diri. Korban berteriak minta tolong. "Pelaku kebetulan masuk ke gang buntu di Kampung Lalang. Pelaku akhirnya ditangkap massa," terang Daniel.
Kedua pelaku sempat dihakim massa. Wajahnya babak belur. Polisi yang mendapatkan informasi datang ke lokasi. Indra dan Ibnu diamankan. "Kita mengamankan tas ransel dan 1 unit laptop. Saat ini pelaku masih kita periksa," pungkas Daniel
No comments:
Post a Comment