
Tribunbaru.com - Dalam wawancara dengan kantor berita Reuters kemarin di Gedung Putih, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan perasaannya setelah seratus hari menjabat sebagai orang nomor satu di Negeri Paman Sam.
"Saya suka hidup saya yang dulu. Banyak hal yang saya lakukan. Sekarang lebih banyak lagi. Tadinya saya pikir jadi presiden itu lebih mudah," kata dia seperti dilansir laman Business Insider, Jumat (28/4).
Pengusaha properti dari New York itu menempati Gedung Putih pada 20 Januari lalu setelah mengalahkan kandidat yang juga mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton.
Trump mengaku terkejut dengan kehidupannya sekarang sebagai presiden AS. Dia harus membiasakan diri 24 jam hidupnya dikawal oleh pasukan keamanan Secret Service.
"Anda merasa masuk ke dalam kepompong karena begitu ketatnya pengamanan sehingga Anda tak bisa ke mana-mana" kata dia.
Setiap keluar dari Gedung Putih Trump harus menumpangi sebuah mobil limusin atau SUV. Dia mengaku kangen mengemudi mobil.
"Saya suka menyetir. Sekarang tidak bisa lagi Seratus hari setelah Donald Trump menjadi presiden Amerika Serikat, stasiun televisi Fox News di menggelar survei bekerja sama dengan Lembaga Penelitian Anderson Robbins Research and Shaw yang memperlihatkan hanya 36 persen warga AS yang mau memilih Trump kembali sebagai presiden jika pilpres 2020 dilaksanakan hari ini.
Sebanyak 55 persen pemilih menyatakan mereka akan memilih kandidat lain ketimbang Trump. Lima persen lagi mengatakan terlalu dini untuk menentukan pilihan.
Data ini berkebalikan dengan apa yang terjadi dengan Presiden Barack Obama pada 2009.
Saat itu Fox News mengadakan survei yang sama dan hasilnya sebanyak 52 orang menyatakan bersedia memilih Obama kembali pada pemilu berikutnya. Sedangkan yang ingin memilih calon lain sebanyak 31 persen. Saat itu ada 14 persen responden yang mengatakan masih terlalu dini untuk memilih.
Bahkan menurut data survei Gallup, Trump adalah presiden yang dalam seratus hari angka dukungannya terburuk dibanding presiden-presiden AS sebelumnya seperti Barack Obama, Bill Clinton, George Bush, Jimmy Carter, Ronald Reagen, Richard Nixon, John F Kennedy.
"Saya suka hidup saya yang dulu. Banyak hal yang saya lakukan. Sekarang lebih banyak lagi. Tadinya saya pikir jadi presiden itu lebih mudah," kata dia seperti dilansir laman Business Insider, Jumat (28/4).
Pengusaha properti dari New York itu menempati Gedung Putih pada 20 Januari lalu setelah mengalahkan kandidat yang juga mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton.
Trump mengaku terkejut dengan kehidupannya sekarang sebagai presiden AS. Dia harus membiasakan diri 24 jam hidupnya dikawal oleh pasukan keamanan Secret Service.
"Anda merasa masuk ke dalam kepompong karena begitu ketatnya pengamanan sehingga Anda tak bisa ke mana-mana" kata dia.
Setiap keluar dari Gedung Putih Trump harus menumpangi sebuah mobil limusin atau SUV. Dia mengaku kangen mengemudi mobil.
"Saya suka menyetir. Sekarang tidak bisa lagi Seratus hari setelah Donald Trump menjadi presiden Amerika Serikat, stasiun televisi Fox News di menggelar survei bekerja sama dengan Lembaga Penelitian Anderson Robbins Research and Shaw yang memperlihatkan hanya 36 persen warga AS yang mau memilih Trump kembali sebagai presiden jika pilpres 2020 dilaksanakan hari ini.
Sebanyak 55 persen pemilih menyatakan mereka akan memilih kandidat lain ketimbang Trump. Lima persen lagi mengatakan terlalu dini untuk menentukan pilihan.
Data ini berkebalikan dengan apa yang terjadi dengan Presiden Barack Obama pada 2009.
Saat itu Fox News mengadakan survei yang sama dan hasilnya sebanyak 52 orang menyatakan bersedia memilih Obama kembali pada pemilu berikutnya. Sedangkan yang ingin memilih calon lain sebanyak 31 persen. Saat itu ada 14 persen responden yang mengatakan masih terlalu dini untuk memilih.
Bahkan menurut data survei Gallup, Trump adalah presiden yang dalam seratus hari angka dukungannya terburuk dibanding presiden-presiden AS sebelumnya seperti Barack Obama, Bill Clinton, George Bush, Jimmy Carter, Ronald Reagen, Richard Nixon, John F Kennedy.
No comments:
Post a Comment