
TribunBaru.com - Kelulusan siswa sekolah di Jembrana, Bali, rupanya
diantisipasi serius jajaran Polres Jembrana dengan menggelar operasi
yustisi. Mereka sampai merazia hotel untuk mengantisipasi pelajar
melakukan pesta seks.
Hasilnya, empat pasangan selingkuh kedapatan berbuat mesum di sejumlah kamar hotel kelas melati. Bahkan ada dua orang wanita yang kabur dari kamar hotel meninggalkan pasangannya karena takut diamankan petugas.
Empat pasangan selingkuh tersebut kemudian digiring ke Mapolsek Mendoyo untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Dalam giat tersebut petugas tidak menemukan remaja maupun pelajar dalam kamar hotel.
"Sesuai perintah pimpinan kita laksanakan giat yustisi ini untuk mengantisipasi pelajar yang berbuat mesum," kata Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Sukasana, Selasa (2/5).
Pada giat ini tidak menemukan pelajar merayakan kelulusan dengan pesta miras maupun pesta narkoba dan seks bebas. Para pelajar merayakan kelulusan kebanyakan melakukan konvoi dan kumpul bersama di pinggir pantai.
Hasilnya, empat pasangan selingkuh kedapatan berbuat mesum di sejumlah kamar hotel kelas melati. Bahkan ada dua orang wanita yang kabur dari kamar hotel meninggalkan pasangannya karena takut diamankan petugas.
Empat pasangan selingkuh tersebut kemudian digiring ke Mapolsek Mendoyo untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Dalam giat tersebut petugas tidak menemukan remaja maupun pelajar dalam kamar hotel.
"Sesuai perintah pimpinan kita laksanakan giat yustisi ini untuk mengantisipasi pelajar yang berbuat mesum," kata Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Sukasana, Selasa (2/5).
Pada giat ini tidak menemukan pelajar merayakan kelulusan dengan pesta miras maupun pesta narkoba dan seks bebas. Para pelajar merayakan kelulusan kebanyakan melakukan konvoi dan kumpul bersama di pinggir pantai.
Pihaknya menyasar hotel melati dan penginapan yang ada di wilayah
Mendoyo disasar untuk mengantisipasi kegembiraan berlebihan saat
merayakan kelulusan seperti dengan pesta seks, narkoba maupun kegiatan
lainya.
Satu persatu hotel dan penginapan didatangi dan setiap kamar
diperiksa dengan dipimpin Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Sukasana.
Hasilnya, ada pasangan selingkuh berhasil ditemukan. Saat polisi
datang ada dua orang wanita yang kabur dari kamar hotel meninggalkan
pasangannya karena takut diamankan petugas.
Di penginapan Tunjung Mekar Delod Berawah ditemukan pasangan bukan
suami istri IGMPA,30, asal Desa Pulukan dengan NKYA,22, asal Desa
Manggissari, Pekutatan. Di penginapan Puri Bali, Penyaringan ditemukan
Sup,48, asal Desa Banyubiru, Negara didalam kamar sementara perempuan
yang diajaknya berhasil kabur.
Di penginapan Sari Mandala, Delod Berawah ditemukan, Mis,43, asal
Patemon, Palusari, Jember bersama seorang perempuan tanpa identitas dan
di penginapan Yehembang ditemukan DW,34, asal desa Putat Jaya, Sawahan,
Surabaya.
Pasangan selingkuh yang ditemukan kemudian digiring ke Mapolsek Mendoyo untuk didata dan dibina.
No comments:
Post a Comment